|
Kota Tangerang, Rabu (3 Januari 2007)- ”Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meresmikan 220 gedung sekolah baru di Kota Tangerang. Dengan selesainya pembangunan gedung sekolah yang baru diharapkan mampu meningkatkan pelayanan pendidikan kepada 254.620 siswa yang tersebar di 13 kecamatan se wilayah Kota Tangerang. Presiden SBY menyampaikan pendidikan yang baik pada hakekatnya adalah pendidikan yang berkualitas dan bermutu. Pendidikan juga harus memenuhi standar, metode dan kurikulum yang tepat, serta kualitas guru yang baik. Selain itu pendidikan harus mudah diikuti, dalam arti bahwa akses atau kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan lebih dipermudah. “Jangan dipersulit, diberi kesempatan, jangan ditutup-tutupi,”kata Presiden SBY dalam sambutannya pada peresmian pembangunan serentak 220 gedung sekolah yang dipusatkan di SDN 5 Karawaci, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (3 Januari 2007) siang.
Setelah pendidikan yang berkualitas dan bermutu, lanjut Presiden SBY, ke depan pendidikan diharapkan makin murah bahkan gratis. “Kalau makin murah, sebagai contoh dengan dibangunnya gedung-gedung sekolah ini, tidak perlu lagi mencari dana perbaikan sekolah yang dipungut dari orang tua yang hanya memberatkan masyarakat,”ujar Presiden SBY. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan rehabilitasi dan pembangunan unit sekolah baru dilakukan untuk memperbesar daya tampung dan meningkatkan akses pendidikan yang lebih baik. “Tentu ini bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi jika fasilitas dasar ini diabaikan akan sulit dibayangkan bagaimana anak-anak menikmati layanan pendidikan yang baik,”kata Bambang. Walikota Tangerang Wahidin Halim melaporkan pembangunan sekolah baru telah dimulai pada periode 2004 dengan membangun sebanyak 62 sekolah. Namun dikarenakan masih banyak sekolah rusak, maka pada 2005 diambil kebijakan membangun 220 sekolah di 13 kecamatan se wilayah kota Tangerang.
Pembangunan sekolah tersebut menggunakan dana APBD Kota Tangerang sebesar 315 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendirikan 1287 ruang kelas, 324 ruang kantor, 1035 kamar mandi/wc, 207 ruang gudang, dan mebelair.
Pada 2006 dibangun sebanyak 18 sekolah, sehingga total pembangunan seluruhnya sejak tahun 2004 sebanyak 300 sekolah. “Tahun 2007 dicanangkan membangun perpustakaan, laboratorium, dan sarana ibadah,”ujar Wahidin.
Pembiayaan pembangunan sektor pendidikan Kota Tangerang sejak 2004 hingga 2006 jika dirata-rata mencapai 912.968 miliar atau 43,26 persen dari total APBD. Anggaran tersebut tergolong besar jika dibandingkan daerah lain di Indonesia. “Saya kira ini (anggaran pendidikan) yang tertinggi di Indonesia. Saya ingin bupati dan walikota di seluruh Indonesia mencontoh bagaimana bisa mengalokasikan anggaran yang tepat, pantas, dan tinggi dalam pembangunan di daerahnya masing-masing,”ujar Presiden SBY.*** |